DENGUE
Demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue. Ada beberapa
jenis nyamuk yang menularkan virus tersebut. Demam dengue dapat
membahayakan nyawa penderita. Antara lain lewat pendarahan, kebocoran
pembuluh darah dan tekanan darah rendah. Dua milyar orang tinggal di
kawasan yang terancam oleh demam dengue, termasuk di Indonesia.
Marburg
Virus paling berbahaya adalah virus Marburg. Namanya berasal dari kota
kecil di sungai Lahn yang tidak ada hubungannya dengan penyakit
tersebut. Virus Marburg adalah virus yang menyebabkan demam berdarah.
Seperti Ebola, virus Marburg menyerang membran mukosa, kulit dan organ
tubuh. Tingkat fatalitas mencapai 90 persen.
Hanta
Virus ini bisa diitemukan pada hewan pengerat seperti tikus. Manusia
dapat tertular bila melakukan kontak dengan hewan dan kotorannya. Hanta
berasal dari nama sungai dimana tentara AS diduga pertama kali
terinfeksi virus tersebut saat Perang Korea tahun 1950. Gejalanya
termasuk penyakit paru-paru, demam dan gagal ginjal.
H5N1
Berbagai kasus flu burung menyebabkan panik global. Tidak heran tingkat
kematiannya mencapai 70 persen. Tapi sebenarnya, resiko tertular H5N1
cukup rendah. Manusia hanya bisa terinfeksi melalui kontak langsung
dengan unggas. Ini penyebab mengapa kebanyakan korban ditemukan di Asia,
di mana warga biasa tinggal dekat dengan ayam atau burung.
Lassa
Seorang perawat di Nigeria adalah orang pertama yang terinfeksi virus
Lassa. Virus ini dibawa oleh hewan pengerat. Kasusnya bisa menjadi
endemis, yang artinya virus muncul di wilayah khusus, bagian barat
Afrika, dan dapat kembali mewabah di sana setiap saat. Para ilmuwan
memperkirakan 15 persen hewan pengerat di daerah
Afrika barat menjadi pembawa virus tersebut.
Terima Kasih :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar